Leptospirosis sebabkan gagal ginjal

Maret 19, 2009

Salah satu penyakit yang sering kali muncul pada musim hujan adalah leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh kuman leptospira. Karena gejala flu, orang lalu tak serius menanganinya. Padahal, jika tak serius ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan gagal ginjal.

Menurut dr Prasna Pramita, SpPD dari Rumah Sakit Brawijaya Women and Children, Jakarta Selatan, leptospirosis adalah suatu penyakit infeksi zoonosis, yaitu penyakit yang menyerang manusia dan hewan. Penyakit ini disebabkan oleh kuman leptospira. Kuman yang berbentuk spiral ini ada di dalam air seni dan sel-sel hewan yang terinfeksi. Bakteri ini dapat hidup di dalam air tawar selama lebih kurang satu bulan. Tetapi dalam air laut, air selokan dan air kemih yang tidak diencerkan, bakteri akan cepat mati.

Hewan yang biasa terkena kuman ini adalah hewan yang menyusui, seperti tikus, kucing, domba, kuda dan anjing. “Kuman leptospira sendiri terdapat lima macam, di antaranya, Canicola, Pomona, Grippotyphosa, dan Bratislava,” terangnya. Semua hewan yang menyusui memang mempunyai potensi terserang kuman leptopira. Namun yang paling banyak dan lebih sering adalah tikus. Masa tumbuh leptospirosis itu sendiri sekitar 10 hari.

Gejala dan Bahaya
Masa inkubasi leptospirosis adalah sekitar 4-14 hari. Sekali berada di dalam aliran darah, bakteri ini bisa menyebar ke seluruh tubuh dan mengakibatkan munculnya gejala tertentu. Pada stadium awal, gejalanya mirip gejala flu, antara lain, demam tinggi, menggigil, pegal linu (terutama betis dan punggung), nyeri kepala, nyeri tenggorokan, batuk kering, rasa mual dan muntah, diare, dan rash (kemerahan). Kondisi seperti ini biasanya akan diikuti oleh konjungtivitis atau mata yang memerah yang lama-kelamaan menjadi kuning. Begitupun pada kulit.
Selengkapnya



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.